Oct 27, 2009

RENUNGAN BUAT DIRIKU DAN SAUDARA SEKALIAN....



Bacalah kata-kata di bawah sebagai renungan dan ingatlah bahawa yang baik itu datangnya daripada Allah dan yang buruk itu datangnya daripada kita sendiri...............
________________________________________
Tiada keindahan dalam sebuah kehidupan tanpa merasai kepahitan dan tiada bunga-bunga kebahagiaan dalam sebuah kepahitan tanpa menyemai benih-benih kesabaran serta tiada keberkatan pada sebuah kenikmatan jika tiada keikhlasan dan kesyukuran yang bertapak di jiwa insan......
________________________________________
Tiada pelita di dunia ini yang dapat menerangi kehidupan di dunia dan di akhirat kecuali pelita hati yang disinari cahaya keimanan..........
________________________________________
Jika hidup kamu dalam kekosongan, dampingilah keesaan Tuhan...nescaya kamu akan beroleh ketenangan jua kedamaian......
________________________________________
Keikhlasan itu umpama seekor semut hitam... di atas batu hitam.... dimalam yang amat kelam.... ianya wujud, tapi amat sukar dilihat.......Jangan tertipu dengan terangnya bulan, kerana disebalik terang itu banyak kegelapannya............
________________________________________
Cintaku kepada Tuhan kerana aku ciptaannya.....cintaku terhadap seseorang itu adalah perasaan yang diciptakanNya..........
________________________________________
Seribu mancis tidak dapat menerangi kamu buat selama-lamanya.....tetapi cahaya keimanan dapat membawa kamu ke jalan kesenangan..........
________________________________________
Orang yang suka mengkhianati teman sendiri adalah ibarat binatang yang suka memakan bangkai.....bertambah busuk bangkai, bertambah pula seleranya......
________________________________________
Adalah lebih baik memiliki wajah yang hodoh daripada lidah yang hodoh......kerana wajah yang hodoh tidak mungkin boleh menyakitkan hati orang lain, tetapi lidah yang hodoh boleh mengeluarkan kata-kata yang melukakan.....
________________________________________
Seseorang manusia itu akan disanjung kiranya dirinya dibekali dengan akhlak yang mulia, disulami dengan bunga-bunga keimanan, dihiasi pula dengan pertama keislaman dan dihiasi dengan cahaya ketaatan kepada Tuhan......
________________________________________
Setiap mata yang tertutup, belum bererti ia tidur........dan setiap mata yang terbuka, belum bererti ia melihat.......
________________________________________
Hidup tanpa pengorbanan adalah satu kepalsuan dan percintaan tanpa kasih sayang adalah satu pengkhianatan.................Oleh itu, abadikan kasih sayang dalam mencari erti kebahagiaan........
________________________________________
Orang yang bertanya dikala dia tidak tahu, adalah bodoh ketika dia bertanya......tetapi orang yang tidak bertanya itu, akan bodoh buat selama-lamanya.........
________________________________________
Hati yang gembira boleh diwajahkan dengan wajah yang gembira....... tetapi wajah yang gembira tidak semestinya mempunyai hati yang gembira........
________________________________________
Orang yang berilmu di antara orang-orang yang jahil....adalah seperti pohon yang hijau di tengah-tengah pohon yang kering.......
________________________________________
Kelmarin memberikan pengalaman dalam setiap inci langkah kita, semalam adalah teladan serta pengajarannya.......... dan untuk menghadapi hari esok, jadikanlah kelmarin dan semalam itu sebagai pedoman dalam menerokai sebuah penghidupan........
________________________________________
Lihatlah disekeliling kamu.... dan teguhkan pendirianmu, sepanjang hidup dan usiamu jangan mudah berputus asa...... senyuman yang kau berikan dan airmata yang kau titiskan, simpan.... jadikan tauladan, segala yang kau pandang dan dengar, simpan.....buat pedoman............
________________________________________
Jika awan melindungi matahari, jangan meratap....kerana nanti akan menjelma pelangi dan kalau langit bagaikan runtuh, jangan menangis..... itu hanyalah satu mimpi. Jika kau menyayangi seseorang, biarkanlah dia pergi........ jika dia menyayangi dirimu, dia pasti akan kembali.........
________________________________________
Menyelamatkan orang jahat seperti perahu kecil di tengah lautan......walaupun kita terselamat tetapi sentiasa berasa ketakutan......
________________________________________
Dua hati yang sama-sama mengingati Allah itu dia berkenalan sebelum bertemu, bila bertemu terus berkenalan...... Dua hati yang tidak mengingati Allah itu tidak akan berkenal sebelum bertemu, bila bertemu dia hanya berjumpa bukan berkenalan.............
________________________________________
Cinta yang suci hanyalah layak untuk kekasih yang berhati suci dan cinta yang ternoda hanyalah sepadan dengan mereka yang bercinta untuk nafsu dan ternoda hati serta kesucian dirinya.....
________________________________________
Perkataan yang lemah-lembut itu dapat melembutkan hati yang lebih keras daripada batu....... dan perkataan yang kasar akan mengasarkan hati yang lebih halus dari sutera............
________________________________________
Seandainya kita tidak dapat menjadi garam yang dapat menahan daging daripada busuk, janganlah pula kita menjadi langau yang boleh membusukkan daging...........
________________________________________
Abadikan segenggam harapan, secebis ketekunan, seteguk pengorbanan................semadikan di dalam hati sebagai garisan hidup ini.......................
________________________________________
Kesucian diri itu seperti air batu.....sekali ia hancur segalanya akan berakhir................
________________________________________
Kejujuran dan kejelitaan itu tidak bertakhta pada paras rupa yang seindah bulan..... tetapi pada hati yang beriman...................
________________________________________
Semakin jauh kita cuba lari dari menyelesaikan masalah..........makin dekat ianya datang menghampiri kita............................
________________________________________
Jika kamu cintakan kepada bunga, bunga itu akan layu......jika kamu cintakan kepada manusia, manusia itu akan mati.......Oleh itu, cintailah Allah kerana ia kekal abadi...............
________________________________________
Cinta remaja ibarat kaca.......zahirnya jernih, tapi sekali ia pecah berderai......lukanya terlalu tajam......
________________________________________
Senyuman itu adalah madu bagi diri seseorang........oleh itu ukirlah senyumanmu pada yang memerlukan....................
________________________________________
Kawan ibarat pasir-pasir di pantai................kawan yang setia ibarat mutiara pasir di pantai.............
________________________________________
Jangan dikenang peristiwa sedih tetapi kenangilah pengalaman manis kerana ia boleh membuatkan kita semakin ceria dan sentiasa gembira..................
________________________________________
Janganlah jadi seperti kumbang, habis madu segera terbang...........jadilah seperti tukang kebun, bunga dijaga sesegar embun..............
________________________________________
Janganlah terlampau banyak ketawa.....kerana ia akan mengeringkan hati dan wajah akan kehilangan serinya................
________________________________________
Hidup berbakti mati, hidup tak berbakti pun mati. Maka adalah lebih baik bagi kamu mencurahkan bakti.....Dengan itu matimu akan meninggalkan nama yang harum kerana bakti suci teramat bererti buat orang yang tahu menghargainya.............
________________________________________
Gantungkan azam dan semangatmu setinggi bintang di langit............dan rendahkan hatimu serendah mutiara di lautan..............
________________________________________
Tidak ada seorang pun yang pernah menemui harga sebuah kehidupan..........tetapi apa yang penting ialah kita harus membuatkan kehidupan itu berharga................
________________________________________
Orang hanya dapat melihat kesedihan kita melalui air mata......tetapi terlalu sukar untuk mereka menyelami penderitaan yang kita tanggungi akibat limpahan air mata itu..............
________________________________________
Hidup yang tiada pegangan umpama buih-buih sabun...........bila-bila masa ia akan pecah.............
________________________________________
Basahilah wajahmu dengan air sembahyang...........dan jangan sekali-kali wajah ayumu digenangi dengan airmata kecewa kerana cinta.................
________________________________________
Janganlah bercinta dengan orang yang kita cinta........tetapi bercintalah dengan orang yang mencintai kita...........kerana itu akan membuatkan kita lebih bahagia.........
________________________________________
Kecantikan itu sering membuatkan kita jatuh cinta......tetapi tidak semua kecantikan itu dapat membahagiakan hidup kita........
________________________________________
Kawan untuk bergembira mudah untuk dicari.........tetapi kawan untuk menangis, itulah yang sukar ditemui...........
________________________________________
Sayangilah insan yang merindui dan menyayangi dirimu..................
________________________________________
Hidup ini ibarat lampu dinding yang dinyalakan di malam hari...........apabila minyak sudah kering, ia akan terpadam sendiri..................
________________________________________
Bercinta memang mudah, untuk dicintai juga memang mudah............ tetapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai, itulah yang sukar diperolehi................
________________________________________
Ada orang anggap kita lemah....ada pula yang menganggap kita lebih kuat daripadanya..... Tapi sekiranya kita mengaku yang kita lebih kuat daripadanya, maka di situlah kelemahan diri kita....
________________________________________
Ketawa ketika kesedihan adalah ketawa ketabahan.....ketawa ketika kegembiraan adalah ketawa kemenangan.............dan tangisan ketika kesedihan adalah tangisan kekecewaan manakala tangisan ketika kegembiraan adalah tangisan kejayaan...............

Sep 11, 2009

ZAINAB AL GHAZALI AL JUBAILI




Bismillah Walhamdulillah Was Salaatu Was Salaam 'ala Rasulillah.


Duhai sahabat2..renunglah..sejauh manakah pergorbanan kita untuk Islam sekarang!


Dilahirkan pada 1917 , Zainab Al Ghazali Al Jubaili merupakan pengasas Jama'at Muslimat . Penubuhan Jama'at Muslimat pada tahun 1937 ini bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada wanita-wanita Islam disamping memberi bantuan kepada ahli keluarga yang kehilangan tempat pergantungan setelah ketua keluarga mereka dipenjarakan oleh pemerintah Mesir pada masa itu.


Dalam tahun 1937 ini juga, Zainab telah bertemu dengan pemimpin Ikhwanul Muslimin pada masa itu iaitu As Syahid Hassan Al Banna yang sedang cuba menubuhkan satu cabang khusus untuk muslimat dalam Ikhwanul Muslimin. Jama'ah Muslimat kemudiannya dijadikan satu cabang dari gerakan Ikhwanul Muslimin . Bagaimanapun, pada awal penubuhannya, ia tidak terikat dengan Ikhwanul Muslimin hinggalah berlakunya peristiwa pembubaran Ikhwanul Muslimin pada tahun 1948.

Segala harta Ikhwan telah dirampas, cawangan-cawangannya ditutup dan beribu-ribu ahli Ikhwan telah ditangkap. Setelah peristiwa ini, Zainab memikirkan semula saranan awal Hassan Al Banna agar Jama'at Muslimat bergabung dengan Ikhwanul Muslimin dan akhirnya pada tahun 1948, Zainab Al Ghazali sebagai pengerusi Jama'at Muslimat telah memberikan bai'ah kepada Hassan Al Banna.


Bagaimanapun tanggal Februari 1949, komplot untuk membunuh Hassan Al Banna telah dilaksanakan dan akhirnya gugurlah seorang pejuang Islam yang gigih. Perjuangan beliau telah disambung oleh Al Imam Mursyid Hassan Al Hudaibi. Terdapat satu peristiwa menarik berkenaan dengan Hassan Hudaibi ini. Dalam tahun 1954, Jamal Abdul Nasser telah mengeluarkan perintah hukuman gantung kepada As Syahid Abdul Kadir Audah, As Syeikh Muhammad Fargali, Hassan Hudaibi dan beberapa orang lagi. Walaubagaimanapun, Hassan Hudaibi diserang penyakit jantung secara tiba-tiba dan doktor meramalkan bahawa beliau hanya boleh hidup beberapa jam sahaja lagi. Jamal Abdul Nasser mengampuni beliau kerana menyangka bahawa beliau akan mati keesokan harinya.


Dengan kekuasaan Allah, umur Hassan Hudaibi masih panjang dan beliau akhirnya ditangkap dan dihantar ke penjara tentera buat kali kedua. Hassan Hudaibi merupakan seorang pejuang yang sejati dan begitu berani . Sewaktu beberapa orang Ikhwan yang sudah lemah kerana berada lama dalam perjuangan mengajukan cadangan agar Ikhwanul Muslimin bekerjasama dengan golongan pemerintah yang taghut, beliau telah menyuarakan pendapatnya yang masyhur:"Aku tidak memaksa seseorang bersikap tegas dan berani mengikut pendirianku tetapi aku mengingatkanmu bahawa sesungguhnya dakwah Islam tidak pernah tertegak walau sehari dengan orang-orang yang telah mengambil sikap bertolak ansur".


Pendapatnya ini dilahirkan sewaktu beliau berumur 80 tahun dan beliau terus kekal dalam penjara dan hanya dibebaskan setelah kematian Jamal Abdul Nasseer. Awal Ogos 1965, Jamal Abdul Nasser mula membuat perancangan untuk menangkap barisan pemimpin harakah Islamiah. Perancangan ini didalangi oleh perisik-perisik Amerika dan Russsia yang di susun oleh Zionisme Antarabangsa. Untuk mengaburi mata orang ramai, rejim Jamal Abdul Nasser telah menuduh Zainab dan pemimpin-pemimpin Ikhwanul Muslimin yang lain seperti Syed Qutb dan Hassan Hudaibi merancang pembunuhan Jamal Abdul Nasser dan 4 orang menterinya. Hasilnya, beribu-ribu orang ahli Ikhwanul Muslimin telah ditangkap. Zainab sendiri telah ditahan pada Jumaat, 20 Ogos 1965.

Beliau kemudian telah disumbatkan ke penjara dan di sana beliau melihat bagaimana anggota Ikhwanul Muslimin diseksa dengan teruk. Ada yang digantung, dicambuk dan dicakar-cakar oleh anjing ganas setelah mereka disebat. Zainab sendiri disiksa dengan kejam termasuk dipukul dengan teruk, disumbatkan dalam penjara air dan diancam untuk dirogol. Walaupun beliau berada dalam kesakitan kerana disiksa, namun dengan pertolongan Allah beliau berjaya menewaskan askar yang diperintahkan untuk merogolnya.


Untuk mengaburi mata rakyat, pihak pemerintah telah mengaturkan agar ahli-ahli Ikhwan yang ditangkap dihadapkan ke muka pengadilan pada 17 hb Mei 1966. Hasil dari perbicaraan yang berat sebelah ini, barisan pimpinan Ikhwan seperti Syed Qutb, Abdul Fattah Ismail, Yusuf Hawash dan lain-lain dijatuhkan hukuman gantung. Zainab dan Hameedah Qutb pula masing-masing dijatuhkan hukuman penjara sebanyak 25 tahun dan 10 tahun dengan kerja berat Semasa berada dalam tahanan inilah, Jamal Abdul Nassser mati. Akhirnya pada 10 hb Ogos 1971, Zainab telah dibebaskan dari tahanan setelah 6 tahun mengalami pelbagai penderitaan.

Sep 7, 2009

JOM KITA BACA SAMA2...

Muslimah Sejati

Asma binti Abu Bakar adalah figur seorang muslimah sejati. Ia adalah putri dari seorang sahabat Rasulullah yang mulia Abu Bakar Ash Shiddiq. Kelahirannya di tengah-tengah tradisi jahiliyah yang sedang marak tidak membuatnya menjadi produk dari masyarakat tersebut. Tetapi asuhan keluarga Asma yang masih kokoh memelihara nilai-nilai fitrah, telah menyelamatkannya dari tarikan-tarikan tradisi masa itu. Ia begitu menekuni ajaran suci Illahi yang dibawa oleh Rasulullah saw dengan tanpa keraguan sedikitpun di dalam hatinya. Nilai-nilai Islam inilah yang begitu mengendap kuat dalam jiwanya, mampu membentuk kepribadian yang kuat, pandangan hidup, sikap serta cita-cita yang lurus.

Kematangan pribadinya terlihat jelas ketka ia dengan sekuat tenaga bersusah payah membantu perjalanan besar Rasulullah yang disertai ayahnya dari Mekkah menuju Madinah. Dalam peristiwa yang paling monumental itu, Asma telah memperlihatkan semangat pengorbanannya yang luar biasa. Ia turut memantau perkembangan keamanan di sekitar kota Mekkah, jatuh bangun melintasi padang pasir dan menaiki bukit terjal sambil membawa bekal makanan dan informasi berharga bagi Rasulullah dan ayahnya yang ketika itu sedang menyembunyikan diri dari kejaran kaum Quraisy di gua Tsaur. Dengan cerdiknya ia kemas dan ikat segala persiapan hijrah serapih mungkin di atas punggung unta. Untuk itu ia harus mengoyak ikat pinggangnya. Sejak itulah ia terkenal dengan julukan „Si Dua Tali Ikat Pinggang".

Hijrah Rasulullah dari Mekkah ke Madinah adalah satu peristiwa yang paling menentukan bagi perjalanan Islam. Ialah yang akan menjadi cikal bakal bagi tegaknya masyarakat Islam, yang akan menghancurkan tatanan masyarakat musyrikin. Kerana itulah misi yang agung ini harus diselamatkan. Dan dalam usia yang masih sangat remaja, Asma binti Abu Bakar telah mampu untuk memahami betapa pentingnya erti hijrah Rasulullah tersebut. Untuk itu ia melakukan gerakan tutup mulut, ketika Abu Jahal secara paksa mengancamnya agar ia mahu memberitahukan dimana persembunyian Rasulullah dan ayahnya. Saat Abu Jahal bertanya, „Dimana ayahmu ?", ia hanya menjawab dengan singkat, „Aku tidak tahu !". Berulang kali Abu Jahal menanyakan hal yang sama, bahkan ia mengancam akan menyiksa Asma. Namun dengan berani dan tabah Asma menjawab, „Tidak tahu !". Ketika kesabaran Abu Jahal telah habis, ia menampar muka Asma sekuat-kuatnya, sehingga Asma merasakan pedih yang amat sangat di telinganya. Namun pukulan dan berbagai ancaman itu bukanlah sesuatu yang bererti bagi Asma yang dapat menghilangkan pendiriannya. Sampai akhirnya Abu Jahal dan kawanannya bosan sendiri dengan ketegasan Asma dan pergi meninggalkannya.

Itulah diri Asma binti Abu Bakar yang telah memainkan peranan yang menonjol di dalam panggung sejarah Islam. Ia banyak terlibat dalam berbagai peristiwa penting, dari sejak kerasulan Muhammad saw hingga setelah beliau wafat. Ia ikut jatuh bangun dalam menjaga pembangunan Islam dari rongrongan kaum kafir dan munafiqin pada masa kekhalifahan, hingga khalifah Islam jatuh pada bani Umayyah.

Asma telah melalui masa remajanya dengan berusaha kuat untuk menjaga dirinya dari kotoran-kotoran tradisi jahiliyah. Sebagai istri dari seorang mujahid agung, Zubair bin Awwam, ia telah memperlihatkan kesetiannya yang begitu mengagumkan. Dengan setia ia mengikuti suami, bersama-sama menyibukkan diri dengan perjuangan dan penyebaran Islam. Tetapi kesibukannya itu tidaklah membuat dirinya lupa terhadap putranya sebagai amanah dari Allah. Ia begitu tekun memelihara dan mendidik putranya, Abdullah bin Zubair, dengan penuh keikhlasan dan cinta kasih. Ia menyandang tugas-tugas hidupnya dengan penuh kebanggaan, cinta dan pengorbanan hingga akhir hayatnya.

Dalam usianya yang 100th, dimana kedua matanya sudah tidak mampu lagi melihat, ia masih mampu memberikan semangat waja pada putranya yang akan pergi berjuang.

„Kalau kau yakin , kau diatas kebenaran, kemudian kau saksikan penderitaan dan kesulitan orang-orang yang menempuh jalan itu, apakah engkau akan menjadi lemah ? Demi Allah ini bukanlah sikap orang-orang yang merdeka, dan bukan sikap mukmin yang sejati. Berapa lama engkau akan tinggal di dunia ini ? Syahid adalah jauh lebih mulia ... !"

Abdullah bin Zubair yang ketika itu galau, saat pengikutnya satu-persatu mulai meninggalkannya, langsung bangkit menyongsong panggilan mulia itu tanpa sedikitpun keraguan hingga menemui syahid di jalan-Nya.

Itulah Asma, yang dalam usia yang sangat lanjut masih mampu memperlihatkan kharismanya sebagai seorang muslimah sejati.

Asma binti Abu Bakar wafat pada usia yang 100thun, tahun 73 setelah hijarah. Mudah-mudahan Allah selalu melapangkan tempatnya di hari akhir kelak.